4 Promosi Offline yang Sudah Kurang Efektif Saat Ini

Seiring perkembangan jaman, pada akhirnya mulai banyak orang ang menggunakan strategi promosi yang lebih mudah dan tentunya dengan anggaran yang begitu minim. Solusi terbaik memang strategi promosi via online dimana Anda bisa memanfaatkan media sosial, forum internet, atau mungkin dengan aktivitas promosi via blogging.

Cara tersebut memang gratis, Anda hanya memerlukan perangkat dan sambungan internet. Namun jangan salah, Anda tidak boleh melupakan strategi promosi offline (bukan online) atau kegiatan promosi bukan memanfaatkan internet.

Tujuannya apa?

Sudah jelas bahwa tujuan promosi offline adalah untuk menjangkau mereka yang tidak menggunakan internet, atau mereka yang mungkin belum dapat melihat konten promosi Anda di dunia maya. Nah, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana cara berpromosi offline yang efektif karena ada beberapa orang yang masih memanfaatkan strategi salah.

Menggunakan brosur, pemasangan baliho di tempat usaha maupun melalui promosi dari mulut ke mulut menjadi beberapa contoh promosi efektif. Nah, berikut ini kami akan mencoba mengulas beberapa strategi promosi offline yang sudah kurang efektif dijaman sekarang. Semoga bisa menjadi referensi dan peringatan bagi Anda sebelum melakukan strategi salah:

1.Siaran melalui toa dijalan

Siaran melalui toa mungkin menjadi salah satu strategi promosi yang begitu populer. Tetapi populernya sekitar 15 sampai 20 tahun yang lalu. Jadi tidak salah jika dimasa kecil Anda sering mendengar mobil pick up dengan suara keras orang berbicara melalui toa. Anda harus berpikir 7 kali untuk melakukan promosi seperti ini pada jaman modern sekarang.

Mendengar suara knalpot kendaraan lalu lalang saja sudah mengganggu telinga, apalagi mendengar suara promosi dari toa. Akan sangat jarang orang yang memperhatikan suara Anda, apalagi bila dengan kendaraan berjalan. Hanya membingungkan orang, di kira sedang akan diadakan lomba sepakbola antar kampung. Jadi strategi promosi via toa menjadi salah satu strategi promosi offline yang kurang efektif.

2. Penempelan kertas promosi disembarang tempat

Brosur penting untuk strategi promosi offline, tetapi bijaklah dalam melakukan penyebarannya. Pastikan brosur disebar kepada orang yang dianggap potensial untuk menjadi konsumen, bukan penyebaran membabi buta.

Mungkin Anda sering mendapati brosur promosi sedot WC di sepanjang tembok jalanan, pohon, tiang listrik atau pagar rumah orang? Apakah ini yang disebut promosi beretika? 100% hanya membuat kekotoran dan orang pun malas membaca.

Jadi sebarkan brosur tanpa merusak keindahan, atau lebih tepatnya berikan saja brosur kepada orang lain secara langsung. Kadang-kadang orang merasa jengkel saat di whisper mobilnya ada kertas brosur.

3. Iklan baris koran

Mungkin ada yang pro kontra dengan pendapat ini. Tetapi memang harus disadari bahwa penempatan iklan baris pada koran saat ini sudah tidak begitu efektif seperti masa lalu. Sudah banyak orang yang mengakses berita melalui smartphone mereka secara gratis, bukan melalui koran lagi.

Penempatan iklan baris yang kecil tentu sudah kurang mengundang daya tarik. Semakin banyak orang yang membaca koran, lagipula tulisan iklan baris kecil juga akan sulit dibaca. Terkecuali Anda memesan space khusus dengan ukuran besar mungkin baru efektif.

Tetapi bukan berarti pemasangan iklan baris adalah sesuatu yang buruk, bukan seperti itu. Yang dimaksud disini adalah ketidakefektifan mengingat sudah semakin orang beralih ke akses berita digital ketimbang kertas.

4. Telepon atau SMS

Seperti halnya strategi promosi diatas, untuk promosi dengan cara menelepon maupun SMS langsung kepada orang lain menjadi strategi yang sudah diragukan keampuhannya.

Kebanyakan orang malas membaca SMS promosi produk, terkecuali memang bila orang yang menerimanya sedang membutuhkan produk Anda. Jadi langkah ini kurang begitu efektif.

Jadi pastikan promosi Anda tepat guna, ketimbang membuang banyak uang untuk melakukan promosi dengan strategi salah. Bukannya mendapatkan pelanggan justru nama produk atau nama usaha Anda akan buruk.

Jika ingin memasang banner atau spanduk dipinggir jalan, pasanglah pada space yang memang di sediakan. Biasanya berada di sudut jalan, perempatan atau di space iklan berbayar.

Advertisements